Sabtu, 31 Maret 2012

tugas 2

Carilah salah 1 organisasi formal ? ( Berikan ulasan struktur organisasinya)
Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional. Organisasi formal memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1. Terstruktur
2. Kaku
3. Terumuskan
4. Tahan lama



tugas tugas dan stuktur di sekolah sd, smp, sma adalah sebagai berikut :



Kepala Sekolah selaku manajer mempunyai tugas :
·         Menyusun perencanaan
·         Mengorganisasikan kegiatan
·         Mengarahkan / mengendalikan kegiatan
·         Mengkoordinasikan kegiatan
·         Melaksanakan pengawasan
·         Menentukan kebijaksanaan
·         Mengadakan rapat mengambil keputusan
·         Mengatur proses belajar mengajar
·         Mengatur administrasi Katatausahaan, Kesiswaan, Ketenagaan, Sarana prasarana, Keuangan

Administrasi bertugas :
·         Perencanaan
·         Pengorganisasian
·         Pengarahan dan pengendalian
·         Pengkoordinasian
·         Pengawasan
·         Evaluasi
·         Kurikulum
·         Kesiswaan
·         Ketatausahaan
·         Ketenagaan
·         Kantor
·         Keuangan
·          

WAKIL KEPALA SEKOLAH bertugas :
Wakil Kepala Sekolah membantu Kepala Sekolah dalam kegiatan-kegiatan sbb:
·         Penyusunan rencana, pembuatan program kegiatan dan program pelaksanaan
·         Pengorganisasian
·         Pengarahan
·         Ketenagakerjaan
·         Pengkoordinasian
·         Pengawasan
·         Penilaian
·         Identifikasi dan pengumpulan data
·         Pengembangan keunggulan
·         Penyusunan laporan

URUSAN KURIKULUM bertugas;
·         Menyusun dan menjabarkan Kalender Pendidikan
·         Menyusun Pembagian Tugas Guru dan Jadwal Pelajaran
·         Mengatur Penyusunan PRogram Pengajaran (Program Semester, Program Satuan Pelajaran, dan Persiapan Mengajar, Penjabaran dan Penyesuaian Kurikulum)
·         Mengatur pelaksanaan program penilaian Kriteria Kenaikan Kelas, Kriteria Kelulusan dan Laporan Kemajuan Belajar Siswa serta pembagian Raport dan STTB
·         Mengatur pelaksanaan program perbaikan dan pengayaan
·         Mengatur pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar
·         Mengatur Pengembangan MGMP dan Koordinator mata pelajaran
·         Mengatur Mutasi Siswa
·         Melaksanakan supervisi administrasi dan akademis
·         Menyusun Laporan

URUSAN HUBUNGAN MASYARAKAT bertugas :
·         Mengatur dan mengembangkan hubungan dengan komite dan peran komite
·         Menyelenggarakan bakti social, karyawisata
·         Menyelenggarakan pameran hasil pendidikan di sekolah (gebyar seni)
·         Menyusun laporan

GURU MATA PELAJARAN bertugas :
·         Membuat Perangkat Pembelajaran
·         Melaksanakan kegiatan pembelajaran
·         Melaksanakan kegiatan Penilaian Proses Belajar, Ulangan Harian, Ulangan Umum, Ujian Akhir
·         Melaksanakan analisis hasil ulangan harian
·         Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
·         Mengisi daftar nilai siswa
·         Melaksanakan kegiatan membimbing (pengimbasan pengetahuan) kepada guru lain dalam proses kegiatan belajar mengajar
·         Membuat alat pelajaran / alat peraga
·         Menumbuh kembangkan sikap menghargai karya seni
·         Mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakatan kurikulum
·         Melaksanakan tugas tertentu di sekolah
·         Mengadakan pengembangan program pengajaran yang menjadi tanggung jawabnya
·         Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar
·         Mengisi dan meneliti daftar hadir siswa sebelum memulai pelajaran
·         Mengatur keberhasilan ruang kelas dan pratikum
·         Mengumpulkan dan menghitung angka kredit untuk kenaikan perangkatnya

WALI KELAS bertugas :
·         Pengelolaan kelas
·         Penyelenggaraan administrasi kelas meliputi : Denah tempat duduk siswa, Papan absensi siswa, Daftar pelajaran kelas, Daftar piket kelas,Buku absensi siswa, Buku kegiatan pembelajaran/buku kelas, Tata tertib siswa, pembuatan statistik bulanan siswa
·         Pengisian daftar kumpulan nilai (legger)
·         Pembuatan catatan khusus tentang siswa
·         Pencatatan mutasi siswa
·         Pengisian buku laporan penilaian hasil belajar
·         Pembagian buku laporan hasil belajar
GURU BIMBINGAN DAN KONSELING bertugas :
·         Penyusunan program dan pelaksanaan bimbingan dan konseling
·         Koordinasi dengan wali kelas dalam rangka mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa tentang kesulitan belajar
·         Memberikan layanan dan bimbingan kepada siswa agar lebih berprestasi dalam Kegiatan belajar
·         Memberikan saran dan pertimbangan kepada siswa dalam memperoleh gambaran tentang lanjutan pendidikan dan lapangan pekerjaan yang sesuai
·         Mengadakan penilaian pelaksanaan Bimbingan dan Penyuluhan
·         Menyusun Satatistik hasil penilaian B.K
·         Melaksanakan kegiatan analisis hasil evaluasi belajar
·         Menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut Bimbingan dan Konseling
·         Menyusun laporan pelaksanaan Bimbingan dan Konseling

2.  apakah struktur organisasi efektif atau tidak?


organisasi ini sangatlah efektif karna saling membantu satu sama lainya.





1. Carilah salah 1 organisasi formal ? ( Berikan ulasan struktur organisasinya)
Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional. Organisasi formal memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1. Terstruktur
2. Kaku
3. Terumuskan
4. Tahan lama




Kamis, 15 Maret 2012

tugas 1

Beberapa orang, masing masing mempunyai minat yang sama yaitu sama sama berminat terhadap bidang multimedia selain itu semuanya mempunyai keinginan yang sama untuk berwirausaha. Namun mereka juga mempunyai pemahaman yang sama bahwa untuk bisa eksis dalam bidang yang mereka minati memerlukan pendanaan yang cukup besar, apalagi jika mereka ingin mengembangkan jiwa enterpreuner mereka. 

Pertanyaan :
1. Apakah mereka memerlukan organisasi? Jelaskan jawaban anda !
2. Jenis organisasi seperti apakah yang cocok untuk mereka ?
3. Apakah organisasi yang akan di bentuk sebaiknya organisasi informal ? jelaskan jawaban anda !
 



jawab


1. sangat perlu , karna agar bisa mencapai tujuan dari organisasi tersebut di butuhkan pembagin tugas agar semua tujuan yang diingin kan bisa sukses atau berhasil 


2. organisasi yang bersifat fungsional , yaitu sperti studio photo atau alat alat shuting di bidang ini mereka masing masing bisa mengembangkan kemampunya 


3. ya , karna dengan membentuk organisasi informal oragnisasi akan terbentuk dengan baik dalam berhubungan atau bekerja sama , apa lagi dengan adanya kesamaan atau tujuan yang sama.

Kamis, 23 Februari 2012

MALAIKAT penjaga hati

ini adalah cerita yang berdasarkan kenyataan.
suatu hari di kala langit teduh ada seorang lakki laki yang selalu mencinta dan menyanyangi meski terus tersakitkan. lelaki itu selalu bersabar ia mengihkasakan segalanya sampai melihat wanita tersebut berpacaran dengan orang lain namun apa daya lelaki itu menginginkan wanitanya bahagia bukan kesedihan. begitu besarnya kasih sayang seorang laki laki itu ia berjanji dalam dirinya selalu menjaga,menemani dan menjadi malaikatnya. tettapi ahkirnya mereka berdua bertemu bertatap muka ,saling menatap kedua mata. mereka berdua meneteskan kedua air matanya tidak kuat menahan rasa yang sangat besar ini. laki laki itu bilang " AKU AKAN SELALU ADA KOK DI HATI,SAMPING,DAN PIKIRAN KAMU KARNA AKU BERSEDIA MENJADI MELAIKAT YANG SELALU SETIA UNTUKMU " dan wanita itu juga bilang " IYA, TERIMA KASIH , AKU JUGA AKAN SELALU ADA UNTUK KAMU DI HATI KECIL INI SELALU ADA KAMU DAN TAKAKAN TERGANTI" , laki laki dengan memandangnya wanita tersebut dari jauh sudah sangat senang. dan mereka berdua percaya nanti pasti ada keajaiban di dunia meski hanya bisa memiliki wanita tersebut di mimpi.



KASIH SAYANG BUKANLAH HAL YANG PERLU DI TUNJUKKAN CUKUP DIA YANG MERASAKAN


Terima kasih

Kamis, 02 Februari 2012

pengorbanan yang tak dihargai

kisah ini berdasarkan kisah yang nyata atau rill, sebut saja mr.b .
awalnya si jono tidak terlalu tertarik tapi karna ia sedang bertemu ia menjalin hubungan seperti kata orang jawa witing tresno jalarrerasa kulino itu.. pria itu mencitai, menyanyangi dengan setulus hatinya begitupun sebaliknya dengan wanita tersebut (pada awalnya ).. kisah kasih ini berjalan sampai lebih dari 2 tahun..
mereka berdua mr.b dan miss.s (sebut wanita tersebut) selalu berhubungan harmonis dan lancar lancar saja bercanda, susah , keujannan, kecapean, sampai sakitpun mereka selalu saling bantu begitu eratnya hubungan mereka berdua seperti sepasang merpati putih yang selalu bersama dan tak pernah pindah kelain hati..
terekam dalam memory sang pacar miss.s pas ke suatu wahana di jakarta mereka berdua mengumpulkan uang jajan mereka untuk jalan jalan bersama nan ahkirnya pun mereka pergi ke wahana tersebut yaitu dufan. disana mereka berdua berpegangan erat menaiki wahana wahana yang amat sangat extrim , betapa bahagianya mereka berdua..
dan hubunga ini berjalan samapai mereka lulus sekolah melanjutkan ke perguruan tinggi di bekasi, nah si mr.b selalu setia siap berkorban apapun untuk miss.s , tetapi sejak si miss.s di perguruan tinggi tingkah laku sang wanita berbeda tidak seperti dahulu. tapi sang pria tetap setia di sampingnya selalu segitu setianya dia sampai lupa dengan segala galanya.. tapi sang wanita tersebut selalu menghiraukan rasa mr.b tersebut. ahkirnya merekapun selalu bertengker sampai beberapa minggu dan pada suatu malam (saat sedang bertengkar ) si pria mendatangi kosh koshsan wanita tersebut . wanita tersebut sangat ego sekali sampai sampai si pria menunggu hingga larut malam . ia terus menunggu,menunggu.....dan menunggu wanita ter sebut keluar dari kosh2sanya begitu teganya sang wanita tersebut ia hanya menyuruh pulang itu pun lewat atas
ahkirnya sang priapun pergi dengan berat hati dan sedihnan mata yang berkaca kaca..
pria ini selalu bersabar tetapi hubungan merekapun ahkirnya kandas atau putus. begitu teganya wanita tersebut ia tidak pernah memikirkan apa prasaan mr.b.
tidak lama bertemu sang wanita mebuat status di twiter " di balik wanita yang sukses ada mantan yang menyesal " begitu kecewanya ia, dan ahkirnya mr.b pun  memutuskan untuk tidak akan berkomikasi sedikitpun..
pesan saya : jika anda pria atau wanita jangan pernah meremehkan seseorang karna jika suatu saat anda akan diremehkan bahkan oleh orang lain..
cukup kita menjadi seeorang yang baik dan tidak perlu sombong karna yang pantas sombong hanyalah "TUHAN YANG MAHA ESA"

Minggu, 08 Januari 2012

si kaya dan si miskin

SI KAYA DAN SI MISKIN    Description: http://www.dudung.net/images/icons/star.gifDescription: http://www.dudung.net/images/icons/star.gifDescription: http://www.dudung.net/images/icons/star.gifDescription: http://www.dudung.net/images/icons/starhalf.gif   
OLEH MUHAMMAD SOBARY

Kemiskinan makin merajalela, seperti rumput ilalang. Dibabat pagi, sore tumbuh lagi, dibabat sore, pagi tumbuh lagi. Rezim demi rezim penguasa mencoba melawannya, tetapi kemiskinan tetap di tempat semula.

Bahkan, bila sikap skeptis di dalam masyakarat benar bahwa si kaya bertambah kaya dan si miskin bertambah miskin, maka jelaslah bagi kita, kemiskinan justru sangat agresif, lebih dari strategi dan program-program yang disusun pemerintah.

Sesudah menaklukkan desa, kemiskinan pun bergerak menyerbu kota, dan menduduki banyak bagian kota sehingga di mana-mana lahir kampung kumuh.
Tiap jengkal tanah kosong, dihuni kaum gelandangan. Dan muncullah kemudian konsep kaum proletariat kota dari studi-studi antroplogi ekonomi yang khusus memperhatikan dinamika kemiskinan kota-kota.Dan lama-lama orang bertanya, apa gerangan kemisikinan itu sebenarnya?Dari seminar ke seminar sejak tahun 1970-an, hal itu diperdebatkan di kalangan berbagai ahli.

Semua pihak setuju, kemiskinan bukan hanya perkara tak memiliki harta atau memiliki terlalu sedikit dibanding pihak-pihak lain. Kemiskinan juga bukan suratan nasib. Maka sebutan the unfortunate harus ditolak karena di dunia kita tak hanya menyodongkan tangan ke atas dan yang "diberi" lalu yang menjadi yang "beruntung" dan sebaliknya yang tak "diberi" menjadi yang "tak beruntung".

Hidup bukan perkara untung-untungan, melainkan perjuangan. Banyak unsure structural turut mempengaruhi mengapa seseorang, atau segolongan orang, atau mayoritas orang di negeri kita tetap miskin. Maka, di seminar ahli-ahli ilmu pengetahuan di Manado, mungkin tahun 1976, dirumuskanlah pemahaman mengenai kemiskinan structural.

Dan sesudah masalahnya terumus secara menyakinkan seperti itu kita pun tidur nyenyak dan lupa akan urusan kemiskinan, padahal kemiskinan masih melilit sandal jepit presiden dan menteri-menterinya, gubernur, dan bupati-bupatinya, serta walikota dan camat-camatnya, meskipun sebenarnya mereka hidup sangat jauh dari kemiskinan.

"Hanya orang miskin yang ingat akan kemiskinan" kata orang bijak. Jadi kalau pemimpin Negara melupakannya itu biasa. Dan kalau orang kaya di masyarakat kita tak peduli akan orang miskin itu pun sudah "kodrat"
kulturalnya memang begitu.

Maka kalau kau miskin dan di suatu seminar atau pesta kau ditegur orang kaya yang seolah begitu ramah kepadamu, maka bersyukurlah. Tetapi jangan mencoba balik bertanya "apa kabar" kepadanya sebab ia sudah lenyap karena keramahannya tadi hanya basa basi sebab ia takut kepadamu.

"Apa yang ditakutkan orang kaya?"

"Ia takut ketika ia kepergok seperti itu kau mengajukan proposal untuk minta bantuan ini dan itu".

--------------

Saya gembira mengamati kenyataan sosial kita bahwa orang kaya di kalangan teman-teman atau kenalan sendiri begitu terbirit-birit mendengar kata atau melihat wujud proposal. Orang kaya dengan mentalitet seperti itu bukan orang kaya sebenarnya. Ia justru miskin dan patut dikasihani melebihi pengemis di jalanan karena jiwa mereka amat miskin.

Maka, urusan kaya-miskin bagi saya urusan jiwa. Jangan salah, jiwa bukan hanya menyangkut atau meliputi "rasa" melainkan sikap, cara pandang, dan bahkan sampai ke tingkah laku dan segenap ekspresi diri kita dalam hidup. Juga dalam relasi rohaniah kita dengan Tuhan.

Bahkan di hadapan Tuhan pun kita diminta mampu mengembangkan etika untuk merasa memiliki freedom: kebebasan untuk bisa "memuji", "bersyukur", dan bersikap cukup, karena bersama Tuhan, kata Ghandi, kita bisa hidup tanpa kecemasan, tanpa kemarahan.

Dan sufi perempuan terkemuka, Adawiyah pun dengan gagah tak mengharap surga karena dalam kebebasan yang begitu indah bersama Tuhan apalah artinya surga? Ketika Amartya Sen bicara Development as Freedom, saya kira ia lebih menekankan arti ketercukupan materi. Ia lupa materi tak pernah membuat orang merasa cukup.

Ia belum pernah bertemu orang kaya yang jiwanya miskin, yang tak punya "freedom" dan lari terbirit-birit karena takut disodori proposal. Ia lupa akan kearifan Ghandi, yang mengingatkan kita bahwa "accumulation of wealth is accumulation of sin (tumpukan kekayaan adalah tumpukan dosa)".

"Jadi kita tak boleh kaya?"

"Boleh. Bahkan kaya raya pun boleh. Tetapi, jangan bersikap miskin karena dengan begitu kau mengingkari berkah Tuhan, seolah Tuhan tak pernah memberkahimu hingga menjadi kaya macam itu. Tumpukan kekayaan menjadi tumpukan dosa karena jiwa miskin kita mengajak kita ingkar."

Ada kisah orang kaya dan orang miskin yang jiwanya berkebalikan. Ibrahim bin Adham bukan hanya kaya raya. Ia seorang raja. Tetapi, ia merasa tak nyaman dalam kekayaannya. Takut tumpukan kekayaannya hanya akan menjadi tumpukan dosa. Maka ia pun hidup bersahaja sebagai sufi.

Ia pernah bertemu orang kaya yang menawarinya uang. Ia mau menerima uang itu kalau memang orang itu kaya.

"Jangan khawatir, aku kaya," kata orang itu.

"Berapa banyak kekayaannmu?"

"Lima ribu keping uang mas," jawab orang itu lagi.

"Kau ingin punya sampai seribu keping lagi?"

"Mau, kenapa tidak"

"Dan kau ingin punya dua kali lipat jumlah itu?"

"Tentu saja. Tiap orang juga begitu."

"Kalau begitu kau orang miskin. Kau lebih membutuhkan uang itu daripada aku. Simpanlah uang itu baik-baik, sampai uang itu menjadi dua kali lipat yang kau inginkan.

"Kebebasan hidupku membuat aku merasa cukup. Jadi, mustahil aku bisa menerima sesuatu dari orang seperti kamu, yang tiap saat ingin memiliki lebih banyak dan lebih banyak lagi."

Hidup memang penuh bunga-bunga semarak warna-warni, tetapi jarang yang menjadi buah. Maka, bila harus memilih, saya akan memilih bunga yang menjadi buah. Karena itu saya akan berjuang demi "freedom" tadi agar tidak terjajah kekayaan dan tidak cemas akan ancaman kemiskinan.

Tanpa "freedom" menjadi si kaya tak ada gunanya. Apalagi menjadi si miskin



Dimuat di harian KOMPAS
Tanggal 6 Agustus


Note: Kalo kita nonton acara TOLOONG di SCTV, kebanyakan orang yang nggak punya yang membantu ya.....
biarpun mereka miskin tapi kaya jiwanya.......

si kaya dan si miskin

SI KAYA DAN SI MISKIN    Description: http://www.dudung.net/images/icons/star.gifDescription: http://www.dudung.net/images/icons/star.gifDescription: http://www.dudung.net/images/icons/star.gifDescription: http://www.dudung.net/images/icons/starhalf.gif   
OLEH MUHAMMAD SOBARY

Kemiskinan makin merajalela, seperti rumput ilalang. Dibabat pagi, sore tumbuh lagi, dibabat sore, pagi tumbuh lagi. Rezim demi rezim penguasa mencoba melawannya, tetapi kemiskinan tetap di tempat semula.

Bahkan, bila sikap skeptis di dalam masyakarat benar bahwa si kaya bertambah kaya dan si miskin bertambah miskin, maka jelaslah bagi kita, kemiskinan justru sangat agresif, lebih dari strategi dan program-program yang disusun pemerintah.

Sesudah menaklukkan desa, kemiskinan pun bergerak menyerbu kota, dan menduduki banyak bagian kota sehingga di mana-mana lahir kampung kumuh.
Tiap jengkal tanah kosong, dihuni kaum gelandangan. Dan muncullah kemudian konsep kaum proletariat kota dari studi-studi antroplogi ekonomi yang khusus memperhatikan dinamika kemiskinan kota-kota.Dan lama-lama orang bertanya, apa gerangan kemisikinan itu sebenarnya?Dari seminar ke seminar sejak tahun 1970-an, hal itu diperdebatkan di kalangan berbagai ahli.

Semua pihak setuju, kemiskinan bukan hanya perkara tak memiliki harta atau memiliki terlalu sedikit dibanding pihak-pihak lain. Kemiskinan juga bukan suratan nasib. Maka sebutan the unfortunate harus ditolak karena di dunia kita tak hanya menyodongkan tangan ke atas dan yang "diberi" lalu yang menjadi yang "beruntung" dan sebaliknya yang tak "diberi" menjadi yang "tak beruntung".

Hidup bukan perkara untung-untungan, melainkan perjuangan. Banyak unsure structural turut mempengaruhi mengapa seseorang, atau segolongan orang, atau mayoritas orang di negeri kita tetap miskin. Maka, di seminar ahli-ahli ilmu pengetahuan di Manado, mungkin tahun 1976, dirumuskanlah pemahaman mengenai kemiskinan structural.

Dan sesudah masalahnya terumus secara menyakinkan seperti itu kita pun tidur nyenyak dan lupa akan urusan kemiskinan, padahal kemiskinan masih melilit sandal jepit presiden dan menteri-menterinya, gubernur, dan bupati-bupatinya, serta walikota dan camat-camatnya, meskipun sebenarnya mereka hidup sangat jauh dari kemiskinan.

"Hanya orang miskin yang ingat akan kemiskinan" kata orang bijak. Jadi kalau pemimpin Negara melupakannya itu biasa. Dan kalau orang kaya di masyarakat kita tak peduli akan orang miskin itu pun sudah "kodrat"
kulturalnya memang begitu.

Maka kalau kau miskin dan di suatu seminar atau pesta kau ditegur orang kaya yang seolah begitu ramah kepadamu, maka bersyukurlah. Tetapi jangan mencoba balik bertanya "apa kabar" kepadanya sebab ia sudah lenyap karena keramahannya tadi hanya basa basi sebab ia takut kepadamu.

"Apa yang ditakutkan orang kaya?"

"Ia takut ketika ia kepergok seperti itu kau mengajukan proposal untuk minta bantuan ini dan itu".

--------------

Saya gembira mengamati kenyataan sosial kita bahwa orang kaya di kalangan teman-teman atau kenalan sendiri begitu terbirit-birit mendengar kata atau melihat wujud proposal. Orang kaya dengan mentalitet seperti itu bukan orang kaya sebenarnya. Ia justru miskin dan patut dikasihani melebihi pengemis di jalanan karena jiwa mereka amat miskin.

Maka, urusan kaya-miskin bagi saya urusan jiwa. Jangan salah, jiwa bukan hanya menyangkut atau meliputi "rasa" melainkan sikap, cara pandang, dan bahkan sampai ke tingkah laku dan segenap ekspresi diri kita dalam hidup. Juga dalam relasi rohaniah kita dengan Tuhan.

Bahkan di hadapan Tuhan pun kita diminta mampu mengembangkan etika untuk merasa memiliki freedom: kebebasan untuk bisa "memuji", "bersyukur", dan bersikap cukup, karena bersama Tuhan, kata Ghandi, kita bisa hidup tanpa kecemasan, tanpa kemarahan.

Dan sufi perempuan terkemuka, Adawiyah pun dengan gagah tak mengharap surga karena dalam kebebasan yang begitu indah bersama Tuhan apalah artinya surga? Ketika Amartya Sen bicara Development as Freedom, saya kira ia lebih menekankan arti ketercukupan materi. Ia lupa materi tak pernah membuat orang merasa cukup.

Ia belum pernah bertemu orang kaya yang jiwanya miskin, yang tak punya "freedom" dan lari terbirit-birit karena takut disodori proposal. Ia lupa akan kearifan Ghandi, yang mengingatkan kita bahwa "accumulation of wealth is accumulation of sin (tumpukan kekayaan adalah tumpukan dosa)".

"Jadi kita tak boleh kaya?"

"Boleh. Bahkan kaya raya pun boleh. Tetapi, jangan bersikap miskin karena dengan begitu kau mengingkari berkah Tuhan, seolah Tuhan tak pernah memberkahimu hingga menjadi kaya macam itu. Tumpukan kekayaan menjadi tumpukan dosa karena jiwa miskin kita mengajak kita ingkar."

Ada kisah orang kaya dan orang miskin yang jiwanya berkebalikan. Ibrahim bin Adham bukan hanya kaya raya. Ia seorang raja. Tetapi, ia merasa tak nyaman dalam kekayaannya. Takut tumpukan kekayaannya hanya akan menjadi tumpukan dosa. Maka ia pun hidup bersahaja sebagai sufi.

Ia pernah bertemu orang kaya yang menawarinya uang. Ia mau menerima uang itu kalau memang orang itu kaya.

"Jangan khawatir, aku kaya," kata orang itu.

"Berapa banyak kekayaannmu?"

"Lima ribu keping uang mas," jawab orang itu lagi.

"Kau ingin punya sampai seribu keping lagi?"

"Mau, kenapa tidak"

"Dan kau ingin punya dua kali lipat jumlah itu?"

"Tentu saja. Tiap orang juga begitu."

"Kalau begitu kau orang miskin. Kau lebih membutuhkan uang itu daripada aku. Simpanlah uang itu baik-baik, sampai uang itu menjadi dua kali lipat yang kau inginkan.

"Kebebasan hidupku membuat aku merasa cukup. Jadi, mustahil aku bisa menerima sesuatu dari orang seperti kamu, yang tiap saat ingin memiliki lebih banyak dan lebih banyak lagi."

Hidup memang penuh bunga-bunga semarak warna-warni, tetapi jarang yang menjadi buah. Maka, bila harus memilih, saya akan memilih bunga yang menjadi buah. Karena itu saya akan berjuang demi "freedom" tadi agar tidak terjajah kekayaan dan tidak cemas akan ancaman kemiskinan.

Tanpa "freedom" menjadi si kaya tak ada gunanya. Apalagi menjadi si miskin



Dimuat di harian KOMPAS
Tanggal 6 Agustus


Note: Kalo kita nonton acara TOLOONG di SCTV, kebanyakan orang yang nggak punya yang membantu ya.....
biarpun mereka miskin tapi kaya jiwanya.......